Perbandingan Trigonometri Sudut di Setiap Kuadran
Perbandingan
Trigonometri Sudut di Setiap Kuadran
Perhatikan
gambar di bawah ini :
Sumbu-sumbu
koordinat membagi bidang koordinat dalam empat bagian yang disebut kuadran. Keempat bidang tersebut
dinamakan kuadran I, kuadran II, kuadran III, dan kuadran IV.
Besar
sudut positif diukur berlawanan arah
jarum jam, yaitu dimulai dari sumbu x positif.
·
Letak
sudut pada kuadran I adalah sudut yang
besarnya anatara 00 dan 900
·
Letak
sudut pada kuadran II adalah sudut yang
besarnya anatara 900 dan 1800
·
Letak
sudut pada kuadran I adalah sudut yang
besarnya anatara 1800 dan 2700
·
Letak
sudut pada kuadran I adalah sudut yang
besarnya anatara 2700 dan 3600
Nilai
perbandingan trigonometri untuk setiap kuadran disajikan pada gambar berikut :
Semoga
bermanfaat....
Trigonometri
TRIGONOMETRI
Istilah trigonometri berasal dari bahasa Yunani trigonon = tiga sudut dan metro =
mengukur adalah sebuah cabang matematika yang berhadapan dengan sudut segitiga
dan fungsi trigonometrik seperti sinus, cosinus, dan tangen. Dasar dari Trigonometri
adalah Konsep kesebangunan segitiga siku-siku. Sisi-sisi yang bersesuaian pada
dua bangun datar yang sebangun memiliki perbandingan yang sama. Pada geometri
Euclid, jika masing-masing sudut pada dua segitiga memiliki besar yang sama,
maka kedua segitiga itu pasti sebangun.[1] Hal ini adalah dasar untuk
perbandingan trigonometri sudut lancip. Konsep ini lalu dikembangkan lagi untuk
sudut-sudut non lancip (lebih dari 90 derajat dan kurang dari nol derajat).
A.
Ukuran sudut :
Derajat dan Radian
Ada dua cara yang paling sering digunakan untuk mengukur sudut yaitu
derajat dan radian. Satu derajat (10) di artikan sebagai besarnya
sudut yang di bentuk 1/360 kali putaran penuh
atau 1 putaran penuh = 3600.
Selain derajat, radian juga digunakan sebagai satuan ukuran besar sudut.
Radian didefinisikan sebagai perbandingan antara panjang busur lingkaran dengan
panjang jari-jari lingkaran tersebut.
Satu radian (1 rad) diartikan sebagai besarnya sudut
pusat juring yang panjang busurnya sama dengan jari-jari. Telah kita ketahui
bersama bahwa panjang keliling lingkaran dirumuskan sebagai 2 (phi) r satuan.
Berdasarkan definisi radian, sudut satu putaran penuh sama dengan keliling
lingkaran dibagi dengan jari-jari diperoleh 2 phi radian. Sedangkan dalam ukuran derajat satu putaran penuh
besarnya 3600.
B. Perbandingan
Trigonometri pada Segitiga Siku-siku
Perhatikan
segitiga ABC di bawah ini :
Dari Segitiga ABC diatas, perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku sebagai berikut :
Video tentang perbandingan trigonometri untuk segitiga siku-siku sebagai berikut :
Demikian untuk materi kali ini, silahkan jika ada komentar atau masukkan untuk perbaikan materi ini.
Langganan:
Komentar (Atom)